Urusan Gus Nur, Bareskrim Telah Kontrol 3 Saksi

Urusan Gus Nur, Bareskrim Telah Kontrol 3 Saksi

JAKARTA – Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan penelitian terhadap tiga saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian Sugi Sinar Raharja atau yang biasa disapa Gus Nur terhadap Nahdlatul Ustaz (NU).

“Sampai saat itu saksi yang sudah diperiksa tersedia tiga orang, ” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dari ketiga bukti itu, dua di antaranya adalah ahli bahasa dan hukum pidana. Sedangkan satu saksi tidak diungkap identitasnya oleh polisi.

Tak hanya itu, Awi menyatakan, penyidik Bareskrim Polri juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Gus Sinar dalam kapasitasnya sebagai tersangka di perkara ini.

Menangkap Juga:

( Baca juga: Kasus Gus Nur Harus Jadi Pembelajaran Seluruh Pihak ).

“Dua orang saksi dari lihai bahasa dan ahli hukum pidana, kemudian termasuk tersangka menjadi 4 orang, ” ucap Awi.

Sebelumnya, Gus Nur ditangkap dalam Malang, Jawa Timur Sabtu (24/10/2020) dini hari seusai beberapa pihak menyelenggarakan pelaporan ke polisi. Salah mulia yang melaporkan Gus Nur yakni Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim, ke Bareskrim Polri.

Gus Nur dinilai menghina organisasi NU dalam pernyataannya di acara dialog salah utama channel YouTube. Laporan polisi diterima dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

( Baca juga: Munarman FPI Pastikan Beri Bantuan Pengacara untuk Gus Nur ).

Atas perbuatannya, Gus Nur disangka melanggar Pasal 45 A bagian (2) Jo 28 ayat dua UU ITE dan/atau Pasal 45 ayat 3 Jo 27 ayat (3) UU ITE dan/atau Urusan 156 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau 311 KUHP.