Turki: Armenia Harus Tarik Mundur Tentara Bayaran dari Nagorno-Karabakh

Turki: Armenia Harus Tarik Mundur Tentara Bayaran dari Nagorno-Karabakh

ANKARA – Turki mengatakan, Armenia harus menghentikan pendudukannya arah tanah Azerbaijan. Ankara juga menodong Armenia menarik apa yang mereka sebut tentara bayaran dan teroris yang dibawa dari luar daerah untuk stabilitas di wilayah Nagorno-Karabakh, tempat pasukan Armenia dan Azerbaijan bentrok.

“Armenia harus lekas menghentikan serangannya, mengirim kembali tentara bayaran dan teroris yang dibawa dari luar negeri dan menjadikan diri dari tanah Azerbaijan, ” kata Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar.

“Gencatan senjata dan perdamaian diperlukan di provinsi tersebut, ” sambungnya dalam suatu pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (29/9/2020). (Baca serupa: Viral, Pria Mirip Bapak Komunis Karl Marx Muncul di Perjamuan Nikah Turki)

Sebelumnya, Duta Besar Armenia untuk Rusia, Vardan Toghanyan dalam sebuah ramah dengan media Rusia mengatakan kalau Turki telah mengirim sekitar 4. 000 milisi dari Suriah utara ke Azerbaijan di tengah pertempuran memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Menyuarakan Juga:

Di wawancara tersebut, Toghanyan mengatakan kalau milisi akan mengambil bagian di pertempuran di Nagorno-Karabakh, dengan tujuan untuk membantu Azerbaijan merebut kembali wilayah tersebut. (Lihat grafis: Dimbargo, Turki Alihkan Haluan untuk Pasok Mesin Tank MBT Altay)

Tudingan tersebut kemudian dibantah oleh pihak Azerbaijan. “Desas-desus mengenai militan dari Suriah yang diduga dikirim kembali ke Azerbaijan ialah provokasi lain oleh pihak Armenia dan omong kosong, ” cakap Khikmet Gadzhiev, seorang asisten Kepala Azerbaijan, Ilham Aliyev.