Soal Paslon Langgar Protokol Kesehatan, Mendagri: Ingin Unjuk Kekuatan

Soal Paslon Langgar Protokol Kesehatan, Mendagri: Ingin Unjuk Kekuatan

loading…

JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan ada beberapa penyebab banyak pasangan calon yang melanggar aturan aturan kesehatan pencegahan Covid-19 saat mendaftar sebagai peserta pilkada di KPUD. Salah satunya adalah sempitnya waktu sosialisasi.

“Jadi 24 juli pembahasan peraturan KPU di DPR. Kemudian baru ditetapkan 31 Agustus dan diundangkan Kemenkumham 1 September. Sedangkan pendaftaran 4 September. Berarti waktu sosialisasi sangat mepet seluruhnya 2 sampai 3 hari, ” katanya seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (8/9/2020). (Baca pula: Gagal Cegah Kerumunan, Ratusan Cakada Langgar Protokol Kesehatan)

Dia menduga tidak maksimalnya sosialisasi membuat para kontestan pilkada menggunakan cara-cara lama pada era mendaftar ke KPUD. Seperti perarakan dan konvoi yang menimbulkan kelompok massa. “Kemungkinan ada kontestan yang sosialisasinya belum sampai ke itu. Sehingga masih berpikir cara lama, ” ujarnya. (Baca juga: Sering Langgar Protokol, Bahan Kepala Daerah Sebaiknya Didiskualifikasi)

Baca Selalu:

Namun Bekas Kapolri ini mengatakan sebenarnya KPU dan Bawaslu juga langsung mengirimkan aturan PKPU tersebut ke jajarannya di daerah. Bahkan Bawaslu di daerah sudah berkirim surat terpaut hal ini kepada para kelompok pengusung pasangan calon. Sehingga menurutnya sebenarnya ada kemungkinan pasangan bahan sudah tahu aturan tersebut.

“Sehingga kemungkinan kontestan dan parpol sudah tahu tapi berniat ingin show force, unjuk gaya sehingga aturan Covid dalam PKPU dilanggar, ” pungkasnya. Dita angga

(cip)