Penuh Hoaks Beredar, Polda Metro Mengambil Masyarakat Cerdas

Penuh Hoaks Beredar, Polda Metro Mengambil Masyarakat Cerdas

JAKARTA Polda Metro Jaya menodong masyarakat untuk tidak mudah terpancing berita hoaks atau tidak benar yang berputar di media sosial. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Penuh Yusri Yunus mengatakan, pihaknya menjumpai banyaknya beredar video aksi unjuk rasa yang berujung ricuh.

Menurut dia, sampai era ini situasi di wilayah asas Polda Metro Jaya masih membantu. “Banyak video yang tidak betul beredar di media sosial, itu semuanya tidak benar. Sampai masa ini tidak ada yang cekcok, ” katanya, Selasa (6/10/2020). (Baca juga; Pekerja Daerah Kelistrikan Desak Pemerintah Batalkan Omnibus Law)

Tempat menuturkan, seluruh wilayah hukum polda metro jaya aman terkendali. Bahkan, berita yang menyebutkan di aliran Gedung DPR/MPR ada kericuhan sesuai sekali tidak benar. (Baca juga; Pasrah UU Menjadikan Kerja Disahkan, FSPMI Minta Bantuan Pemkot Depok Soal Keluhan Buruh)

“Tidak ada massa di depan Gedung DPR yang rusuh, beritanya semuanya tak benar, ” tegasnya. Dia memasukkan, petugas sampai saat ini masih berjaga untuk mengantisipasi hal-hal dengan tidak diinginkan.

Baca Serupa:

Sejumlah serikat pekerja sebelumnya berencana menggelar lagak unjuk rasa besar-besaran menolak RUU Omnibus Law – Cipta Kerja di depan Gedung DPR/MPR MENODAI. Aksi unjuk rasa dan lumpuh nasional itu direncanakan digelar semenjak Rabu-Jumat pada 6 hingga 8 Oktober 2020.