Pendirian Pabrik Tesla di Berlin Merandek karena Ular Tidur

Pendirian Pabrik Tesla di Berlin Merandek karena Ular Tidur

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

BERLIN – Pembangunan kilang Tesla baru di Jerman terdesak ditunda karena adanya kelompok ular yang tengah tidur alias hibernasi. Disebutkan Carbuzz saat ini Tesla memang tegah membuka lahan pada pinggiran kota Berlin, Jerman secara cara menebang hutan yang ada di wilayah itu. Sayangnya di dalam proses penebangan itu diketahui ada kelompok ular Coronella Austriaca yang tengah hibernasi setiap musim lega tiba. (Baca pula: Mengungkap Nilai Bekas Xpander Edisi Pertama yang Tak Terdepresiasi Tinggi )

Proses penebangan pohon itu dikhawatirkan akan menimbulkan kelompokularitu dan akan mengganggu cara alamiah yang sudah biasa terjadi. Tesla sendiri harus menghentikan metode tersebut karena memang telah mendapatkan perintah dari pengadilan setempat. Diketahui otoritas lingkungan kota Berlin, Landesumweltamt, telah mengajukan permintaan kepada pengadilan agar Tesla menghentikan proses pembangunan pabrik untuk sementara waktu menunggui proses alami ular-ular tersebut sempurna. “Kedua belah pihak akan saling berkonsultasi untuk mencari keputusan dengan terbaik, ” putus pengadilan.

Masalahnya tidak disebutkan sampai berapa lama Tesla harus menunda proses pembangunan Giga Factory 4 itu. Dalam buku Hibernation karengan Clive Roots, Coronella Austriaca atau yang disebut Smooth Snake kerap hibernasi mulai dari Oktober sampai April atau lebih sejak setengah tahun. Otomatis pembangunan pabrik itu akan benar-benar terhambat kalau tertunda selama setengah tahun lebih. (Baca juga: GM Paksa Dealer GMC Jualan Mobil Listrik, Tak Ada Opsi Uang Cerai )

Pembangunan pabrik Tesla di Jerman itu memang kerap bermasalah. Sebelumnya aktivis lingkungan Jerman memprotes pembangunan pabrik karena membahayakan kehidupan cecak tanah tanah. Selain itu masyarakat setempat juga memprotes kehadiran pabrik itu karena akan membuat ketersediaan minuman segar jadi terbatas.

Baca Juga:

Di pabrik itu Tesla rencananya akan memproduksi dua model mobil listrik yakni Tesla Model 3 dn Tesla Model Y. Hanya saja karena masalah yang kerap terjadi membuat rencana Tesla jadi merandek. Ini jauh berbeda saat Tesla membangun pabrik di Shanghai, China. Dalam waktu singkat, empat bulan, Tesla berhasil membangun pabrik dan kemudian memproduksi mobil Tesla Ideal 3 serta mengirimnya ke Eropa dalam kurun waktu kurang lantaran setahun.