Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Diharapkan Berjiwa Tinggi

Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Diharapkan Berjiwa Tinggi

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

JAKARTA – Guru Mulia Universitas Gajah Mada (UGM) Professor Nur Hasan meminta pegawai Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK) yang tidak lucut ujian Test Wawasan Kewarganegaraan nasional (TWK) harus berjiwa tumbuh.

Baca juga: Kepala Jokowi Diminta Beri Respons Terkait Pemecatan 75 Pegawai KPK

“Para pegawai yang tidak lulus harus berjiwa besar, karena ini perintah Peraturan (UU) Nomor 19 Tarikh 2019 yang sudah diuji di Mamamah Konstitusi, ” ujar Nur Hasan, Sabtu (15/5/2021).

Dikatakan, KPK adalah pelaksana UU, bukan pembuat UU. Sebab itu KPK melaksanakan seluruh peraturan perundang undangan selurus-lurusnya. “Dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, disebutkan bahwa pegawai KPK adalah Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu diatur dalam Peraturan Pemerintah no 41 th 2020 tentang pengalihan pegawai KPK menjelma ASN, ” ucapnya.

Baca juga: Soal Pemecatan 75 Pegawai KPK, Presiden Jokowi Diminta Tanpa Hanya Diam

Baca Serupa:

“Dan disebutkan syarat alih pegawai KPK menjadi ASN dan diatur lagi dalam sistem komisi KPK Nomor 1 Tahun 2021 tentang metode pengalihan pegawai KPK menjelma ASN sesuai UU Cetakan 5 Tahun 2014 mengenai ASN yang mengatur syarat-syarat menjadi ASN yang salah satu syarat adalah setia pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah, ” tambah Nur Hasan.

Baca juga: Romli Atmasasmita Bela Firli Bahuri Soal Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Dia menyebutkan seorang ASN tak terlibat organisasi terlarang negeri dan undang undang. Selanjutnya KPK bekerja sama dengan Badan Kepegawain Negara (BKN).

“BKN dengan melaksanakan Test Wawasan Kewarganegaraan nasional bagi pegawai KPK sebanyak 1351 orang. Hasilnya lulus 1274 orang dan tidak lulus 75 orang. Tapi mengapa sekarang dipersoalkan dan materi test wawasan Kewarganegaraan nasional yang disalahkan. Sebab dengan memenuhi syarat justru bertambah banyak, artinya alat ukur test wawasan kebangsaan tidak bermasalah. Materi test dibuat dan dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang sah BKN bersama Tim Assesment dengan profesional, ” jelasnya.

Nur Hasan menyatakan, harusnya anggota KPK dengan tidak lulus menghormati, bahwa materi, metode dan alat tes tidak ada dengan salah.

“Buktinya banyak yang lulus satu. 274 orang dan cuma 75 yang tidak lucut. Harusnya bagi yang tidak memenuhi syarat bersikap elegan, tidak perlu menyalahkan wujud atau orang lain. Harusnya introspeksi ke diri tunggal, kenapa yang lain mampu, saya tidak bisa. Jangan sampai kita tergiring pada opini bahwa 1. 274 pegawai yang memenuhi sarana dianggap bermasalah, ” tuturnya.

Mengenai banyaknya pertanyaan mengapa tesnya cuma Test Wawasan Kebangsaan TWK? Karena menurut BKN, Cocok UU Nomor 5 Tarikh 2014 tentang ASN serta PP-nya, bahwa untuk menjadi PNS ada 3 ragam tes, tes intelektual ijmal (TIU), tes karakteristik pribadi (TKP), dan tes paham kebangsaan (TWK).

“Untuk TIU dan TKP tidak dites lagi sebab pegawai KPK sudah berlaku sekian lama di KPK, jadi dua test tak dilakukan lagi. Tapi untuk Test Wawasan Kebangsaan yang belum pernah dilakukan, seluruh pegawai wajib mengikuti. Karena banyak yang lulus, oleh sebab itu hormati juga hak sah yang lulus, ” tutupnya.