Ngerasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Syarat Hukum di Georgia dan Michigan

Ngerasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Syarat Hukum di Georgia dan Michigan

WASHINGTON – Tim kampanye Donald Trump mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan hukum untuk menghentikan pem suara di Michigan dan Georgia, Amerika Serikat (AS). Selain tersebut, tim Trump juga telah menjemput tindakan hukum untuk mengubah pemisah waktu penerimaan surat suara dalam Pennsylvania.

“Karena suara pada Michigan terus dihitung, pemilihan presiden di negara bagian itu langgeng sangat ketat seperti yang selalu kami tahu, ” kata Bill Stepien, manajer kampanye Trump di sebuah pernyataan.

Maklumat tersebut mencatat bahwa tim persuasi Trump belum diberikan akses ke lokasi penghitungan untuk mengamati metode penghitungan, yang dijamin oleh asas Michigan. (Baca juga: Pendukung Trump Serbu Vote Centre Michigan: Beradu Penghitungan! )

“Kami telah mengajukan gugatan hari itu di Pengadilan Michigan untuk menahan penghitungan sampai akses yang bermakna telah diberikan, ” ungkap pemberitahuan itu, seperti dilansir Sputnik di dalam Kamis (5/11/2020).

Baca Pula:

“Kami juga menuntut buat meninjau surat suara yang dibuka dan dihitung sementara. Kami tak memiliki akses yang berarti Trump berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh suara sah dihitung di Michigan dan di mana pun, ” sambungnya.

Dalam pernyataann terpisah, tim kampanye Trump mengucapkan telah mengambil tindakan hukum akan apa yang digambarkannya sebagai perpanjangan tidak sah dari batas waktu penerimaan surat suara kepada Majelis hukum Agung Pennsylvania. (Baca juga: Joe Biden Lebih Dialogis, Tensi Ketegangan di LCS Diharapkan Menurun)

Mereka menuding otoritas pemilihan umum setempat mencoba menyembunyikan penghitungan dan pemrosesan surat suara dan menyebut Partai Demokrat di Pennsylvania mencoba melanggar Help America Vote Act. Tudingan ini muncul karena Gubernur Pennsylvania berasal dari Partai Demokrat.