Musim Penghujang, Sejumlah Pengungsi Merapi Tiba Alami Batuk Pilek

Musim Penghujang, Sejumlah Pengungsi Merapi Tiba Alami Batuk Pilek

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

BOYOLALI – Memasuki musim hujan sejumlah pengungsi di penampungan sementara di Desa Tlogolele Selo, Boyolali, Jateng mulai merasakan batuk pilek dan kepala pusing.

Saat ini jumlah pengungsi di tempat penampungan sementara masih terdapat sekitar 118 jiwa kelompok dengan kategori rentan.

Jadi antisipasi penyakit berlanjut dan pencegahan, pengungsi yang mengalami batuk influenza langsung mendapatkan pelayanan kesehatan sejak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boyolali, Jateng.

(Baca juga: Update COVID-19 DIY, Tentu Tambah 227 Jadi Total tujuh. 996 Kasus)

Mengaji Juga:

Terlihat masyarakat antusia mengikuti pelayanan kesehatan gratis mulai dari cek suhu badan, tekanan darag, konsultasi kesehatan hingga resep untuk pengambilan obat-obatan.

“Dari hasil penelitian umumnya masyarakat yang mengungsi mengeluhkan batuk pilek dan kepala tersuntuk. Diduga, penyebabnya dampak dari pergantian musik kemarau ke penghujan, ” jelas dr Anton Christanto selaku ketua panitia layanan kesehatan.

(Baca juga: Handapi Pandemi COVID-19, GKR Mangkubumi Yakin Ekonomi DIY Bangkit)

Sementara Sutarmi, salah seorang warga yang mengungsi berharap pelayanan kesehatan ini sering dilakukan agar kondisi kesehatan warga yang terdampak dapat tgerjaga kesehatannya.