Kos Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?

Kos Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?

BANDUNG – Masyarakat Peduli Pendidikan Jawa Barat mempertanyakan belum cairnya Biaya Operasional Pelajaran Daerah (BOPD) Jawa Barat untuk Oktober 2020. Keterlambatan ini menyebabkan banyak pihak bertanya tanya.

Koordinator Bidang Sekretariat Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat R. Erwienn Permadhie Wiradipoetra mempertanyakan keterlambatan pembayaran dana tersebut oleh Pemprov Jabar. Mestinya, dana tersebut sudah sampai kepada pihak sekolah sejak dua minggu lalu. (Baca juga: Kemendikbud Harap Seluruh Pihak Berkolaborasi Ringankan Beban Membiasakan Anak)

“Dana itu salah satunya digunakan untuk membayar tenaga honorer untuk kamar Oktober 2020. Kasihan hak tenaga honorer diabaikan, ” jelas tempat, Selasa (3/11/2020).

Menurut dia, informasi yang beredar bahwa BOPD Oktober 2020 sudah menggunakan masukan siswa 2020/2021 sesuai Dapodik. Oleh karenanya, perlu dilakukan perubahan taksiran dan baru diketuk palu di dalam 27 Oktober 2020.

Baca Juga:

“Kalau seperti itu, kemungkinan pencairan BOPD Oktober 2020 disatukan secara November 2020, atau bahkan Desember 2020. Kalau benar seperti tersebut, tentu itu disebabkan ada masalah, ” beber dia. (Baca juga: Selama PJJ Siswa Alami Tekanan Psikososial, FSGI Mengambil Kemenkes Turun Tangan)

Menurut nya, pelaksana pendidikan menggunakan anggaran pada pertengahan tahun, sebati tahun ajaran. Sementara pemerintah melayani perubahan anggaran saat menjelang simpulan tahun.

“Ini jelas berlawanan. Padahal kebutuhan biaya operasional pendidikan tidak bisa ditunda, terlebih menyangkut hak manusia atas jasanya bekerja. Kalau kondisi ini terus berlaku, sudah barang tentu kasus dengan sama akan berulang pada masa yang lain, ” beber Erwienn.

Berita Terkait

TULIS KOMENTAR ANDA!