JAS Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Melekat, Penumpang Makin Nyaman Bepergian dengan Pesawat

JAS Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Melekat, Penumpang Makin Nyaman Bepergian dengan Pesawat

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

TANGERANG – JAS Airport Services (JAS) kini menghadirkan layanan Cek Kesehatan (Travel Health Check) terintegrasi. Servis tersebut mencakup Swab Test Antigen dan PCR, pengecekan kelengkapan dokumen, pendampingan saat check-in dan imigrasi, pemberian sanitasi kit dan bungkus / disinfectant bagasi, sekaligus berjalan sama dengan instansi transportasi & beberapa hotel untuk karantina maupun transit.

Perubahan regulasi penjelajahan dalam masa pandemi COVID-19 kala menyebabkan penumpang maskapai menghadapi ketidakpastian dan kecemasan dalam mengatur penjelajahan mereka. Seperti keputusan Tes PCR maupun Rapid Test Antigen dengan diwajibkan untuk perjalanan udara kalau memasuki maupun meninggalkan Jakarta dan Denpasar maupun banyak tujuan global.

“Oleh sebab tersebut JAS lewat salah satu produknya yaitu ASA (Airport Special Assistance) kembali mengoptimalkan layanan ground handling penumpang yaitu dengan menghadirkan layanan Cek Kesehatan (Travel Health Check), ” kata Martha Lory Fransisca, Corcomm JAS Airport Services, di keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (17/12/2020).

Melalaikan layanan ini, penumpang yang bermaksud berangkat atau datang dari negeri mana pun dengan menggunakan maskapai apa pun. Selain mendapatkan kejelasan tentang regulasi perjalanan, mereka serupa akan mendapatkan perlindungan optimal jalan mulai dari persiapan perjalanan sampai dengan keberangkatan mereka maupun kehadiran mereka di area jangkauan JAS.

Baca Juga:

“Layanan Cek Kesehatan (Travel Health Check) mampu memberikan hasil Tes Swab Antigen dalam zaman maksimal 1 jam dan Ulangan PCR dalam waktu 6 jam atau keesokan harinya, ” sebutan Martha. (Baca pula; Libur Natal dan Tahun Anyar, Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Kesehatan Masyarakat )

Dalam hal ini, JAS berlaku sama dengan 4 rumah lara bertaraf internasional seperti Rumah Melempem Medistra, Rumah Sakit Pondok Baik Group, Rumah Sakit Siloam, & Rumah Sakit Premier, meliputi Jakarta, Denpasar, Yogjakarta, Medan, dan Surabaya. Penumpang dapat memilih Rumah Melempem terdekat domisili mereka dan pelayanan dapat dilakukan baik secara drive thru ke Rumah Sakit maupun dilakukan di rumah atau hotel.

Selain Tes COVID-19 untuk persiapan perjalanan maupun zaman di bandara, penumpang juga akan didampingi oleh asisten pribadi yang bertugas memberikan bantuan saat check-in, imigrasi, paket sanitasi dan salut bagasi atau disinfectant bagasi. Asisten tersebut juga akan membantu memeriksa kesesuaian dokumen penumpang dengan susunan di negara atau maskapai.

Patuh Nina Violenty, Head ASA, sedang sangat banyak penumpang yang kurang mengarungi regulasi perjalanan yang sifatnya dinamis. Nina percaya bahwa Layanan Melihat Kesehatan yang terintegrasi ini akan membuat penumpang merasa nyaman dan aman. (Baca pula; Keluar Masuk Jakarta Pakai Rapid Test Antigen, Kadishub: Itu Kebijakan Nasional )

“Hampir 85% pelanggan yang menggunakan servis kami adalah penumpang internasional, yang memang jelas membutuhkan Tes PCR, bukan sekedar Rapid Test umum. Jadi dengan Tes PCR 6 jam, mereka akan bisa terbang dengan nyaman, ” kata Nina.

Pada 2020 itu, JAS lewat layanan ASA-nya sudah menangani sekitar 17, 000 penumpang. Tidak hanya penumpang komersial, memperbedakan juga jamaah umroh. Khusus umroh ini biasanya layanan yang diberikan berupa jasa pendampingan selama berharta di bandara, para jamaah juga dapat dibantu selama proses check-in, Tes PCR, tracking bagasi, & penyediaan lounge serta makanan.

ASA telah berdiri semasa 9 tahun sebagai bagian dari layanan ground handling JAS & memiliki kelebihan utama yaitu kanal informasi real time sehingga dapat melakukan koordinasi yang efektif untuk kedatangan atau keberangkatan penumpang. Di dalam 2019, ASA meluncurkan aplikasi seluler untuk mempermudah para penumpang melakukan pemesanan.