Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN Bernama Bank Syariah Indonesia

Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN Bernama Bank Syariah Indonesia

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – Rancangan penggabungan usaha atau merger 3 bank syariah BUMN yakni PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) kian dimatangkan.

Hari ini, perubahan Ringkasan Program Penggabungan Usaha yang memuat bunga penjelasan ihwal struktur, nama, serta logo bank baru telah dilakukan.

Publikasi Modifikasi Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan mengikuti persetujuan regulator.

( Baca pula: Siap-siap! BTN Syariah Bakal Ikut Merger )

Baca Juga:

Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi mengatakan, bilamana seluruh prosesnya telah tuntas dan persetujuan dan regulator-regulator terkait telah diperoleh, sesuai dengan Perubahan Ikhtisar Rencana Merger yang disampaikan, Bank Hasil Penggabungan akan bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Nama ini akan digunakan secara efektif oleh PT Bank BRIsyariah Tbk selaku Bank Yang Menerima Penggabungan. Perubahan nama itu juga diikuti dengan pergantian logo.

Adapun jawatan pusat Bank Hasil Penggabungan bakal berada di Jl. Abdul Muis No. 2-4, Jakarta Pusat, yang sebelumnya merupakan kantor pusat BRIS.

( Baca serupa: Makin Banyak Orang Nabung pada Bank Syariah, Tumbuh Capai Dua Kali Lipat )

Menurut Hery, kehadiran Bank Syariah Indonesia akan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kata pendahuluan dia, entitas baru ini tentu memerlukan identitas yang kuat dan Direksi yang berpengalaman untuk mematuhi operasionalnya.

“Dengan Direksi yang akan diisi sebab orang-orang berpengalaman di bidangnya, pandangan Bank Syariah Indonesia untuk menjadi salah satu bank syariah terbesar di dunia akan semakin mantap serta yakin bisa kita wujudkan, ” ujarnya di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Dia mengungkapkan, bank hasil penggabungan akan melakukan kesibukan usaha pasca merger di kantor pusat, cabang, dan unit eksisting yang sebelumnya dimiliki BRIsyariah, Bank Syariah Mandiri, serta BNI Syariah.