Garuda Indonesia Bisa Diselamatkan, Erick Thohir dan Sri Mulyani Disebut Belum Kompak

Garuda Indonesia Bisa Diselamatkan, Erick Thohir dan Sri Mulyani Disebut Belum Kompak

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menurut pengkritik masih bisa diselamatkan dibanding kebangkutan, ketika maskapai pelat merah itu tengah dililit utang mencapai Rp70 Triliun. Pengamat Bisnis Penerbangan AIAC, Arista Atmadjati mengharapkan, gerak cepat dari pemerintah buat membantu pendanaan utang Garuda.

“Dengan iklim Garuda seperti sekarang itu, saya setuju dengan kesibukan Erick Thohir yang mau berupaya melakukan pencairan simpanan guna membantu menyelesaikan permasalahan Garuda, ” kata Arista kepada MNC Portal Nusantara, Minggu (6/6/2021).

Baca Serupa: Menguak Fakta 4 Penyebab Utama Garuda Indonesia di Ambang Kebangkrutan

Dia serupa menyebut, belum ada kekompakan dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani. Pasalnya, simpanan realisasi dana yang mau ditalangkan sebesar Rp8. 5 triliun, sementara Menkeu cuma menurunkan dana sebesar Rp 1 triliun.

Baca Pula:

“Belum ada kekompakan nih Erick Tohir dan Sri Mulyani. Kita tunggu saja Menkeu buka suara soal persediaan yang dia keluarkan tersebut, ” ujarnya.

Menurutnya, Garuda Nusantara masih ada harapan untuk diselamatkan dengan penolak ukuran atau benchmarking seperti kasus-kasus maskapai penerbangan di kurang negara. Salah satunya dengan mendapatkan pinjaman dana atau penyuntikan modal dari pemerintah.

Baca Juga: Balas Stafsus Menteri BUMN, Peter Gontha Sebut Pemegang Saham Minoritas Garuda Rugi Rp11, 2 T

Arista menilai hal itu bisa mengempeskan pembekakan hutang Garuda, sehingga negara tidak diwariskan dari hutang plat merah tersebut.

Direktur Pati Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memaparkan, utang perseroan menyentuh Rp70 triliun dan meningkat Rp1 triliun setiap bulannya. Hal tersebut terjadi pokok income perusahaan lebih besar pasak daripada tiang.