Epidemiolog Prediksi Bakal Terjadi Ledakan COVID-19 di Jawa, Satgas Enggan Berbincang-bincang

Epidemiolog Prediksi Bakal Terjadi Ledakan COVID-19 di Jawa, Satgas Enggan Berbincang-bincang

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

JAKARTA – Epidemiolog asal Griffith University Australia, Dicky Budiman memprediksi sejumlah provinsi besar di Indonesia bakal berlaku ‘ledakan’ besar terkait penambahan nilai kasus Corona ( COVID-19 ). ‘Ledakan’ besar kasus Corona diprediksi Dicky juga bakal terjadi Tanah Jawa.

Dikonfirmasi terpisah, Tukang Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito enggan berandai-andai kondisi potensi ‘ledakan’ kasus Corona dalam Pulau Jawa tersebut. Kata Resi, pihaknya hanya akan bicara menggunakan data-data yang sudah dibeberkan dengan transparan oleh Satgas COVID-19. (Baca juga: Tabib Boston AS Alergi Parah sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Moderna)

“Kita menentang data saja yang ada, karena itu dilaporkan secara transparan pula, ” ujar Wiku saat dikonfirmasi MNC Media, Sabtu (26/12/2020).

Sekadar informasi, kasus COVID-19 di DKI Jakarta sudah melampaui angka dua ribu. Jumlah itu merupakan yang tertinggi di Indonesia. Sementara Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur berada dalam bawahnya.

Baca Juga:

Dicky Budiman meragukan data kasus COVID-19 di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Kecilnya angka temuan urusan COVID-19 lantaran cakupan tes dengan dilaksanakan juga kecil. Dengan sekapur lain, kata Dicky, data yang tersaji kurang akurat ketimbang total kasus sesungguhnya.

“Lihat saja nanti kita lihat serta nanti tidak lama akan menjadi ledakan yang serius di provinsi besar. Mereka barus siap PSBB dan tidak hanya mereka. Jawa ini harus siap PSBB mutlak, ” kata Dicky saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan urusan COVID-19 di DKI Jakarta sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan seperti yang ada di provinsi Jawa lainnya lantaran transparansi data penanggulangan COVID-19 yang sudah baik.

“Dia on the track kemudian kapasitas dan infrastruktur yang ada. Saya khawatir tapi tidak sebesar pada provinsi besar dengan provinsi seperti Menjelajahkan, Jateng, dan Jatim, ” jelasnya.

Menurut dia, temuan kasus COVID-19 di Jabar, Jateng, dan Jatim kontradiktif dengan petunjuk yang dimiliki saat ini. Dia menilai, positivity rate di 3 provinsi di Jawa itu jauh lebih besar dari yang tersedia. (Baca selalu: Epidemiolog: Tak Lama Lagi Ledakan Kasus Covid-19 Terjadi di Jawa)

“Kemudian cakupan testing yang rendah serta data mereka belum berubah. Selama ini yang mengkhawatirkan. Ini dengan memperburuk situasi pandemi di 2021 awal ini, ” papar Dicky.