dua, 9 Juta Peserta Ejekan Klaim, BPJamsostek Gelontorkan Derma Rp36, 45 Triliun

dua, 9 Juta Peserta Ejekan Klaim, BPJamsostek Gelontorkan Derma Rp36, 45 Triliun

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

JAKARTA BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek sepanjang tahun 2020 telah membayarkan klaim atau pembayaran cagaran sebesar Rp36, 45 triliun kepada 2, 9 juta peserta. Besaran pembayaran klaim ini naik 22, 64%.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pihaknya mengutamakan tata dana yang bersih dan akuntabel. Oleh karena tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memperoleh pandangan Wajar Tanpa Modifikasian (WTM). Predikat itu diperoleh sesudah kantor akuntan publik (KAP) melakukan audit laporan keuangan lembaga sepanjang 2020.

Baca juga: Kemenkominfo: 279 Juta Data Pribadi yang Murus Identik Data yang Dikelola BPJS

Dari audit kepada Laporan Keuangan dan Keterangan Pengelolaan Program (LK-LPP) terekam, Aset Dana Jaminan Baik (DJS) baik terdiri daripada Dana Jaminan Kecelakaan Kegiatan (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) tumbuh hingga 13%.

Baca Selalu:

“Predikat WTM dari kantor akuntan independen merupakan indikasi bahwa pengelolaan keuangan telah dikerjakan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku. Sepanjang tahun, selain diawasi oleh KAP Independen, kami pula diawasi secara ketat oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), ” kata Anggoro, Senin (31/5/2021).

Menurut dia, kiprah itu dilakukan semata-mata buat meyakinkan seluruh peserta serta stakeholder bahwa dana pengikut yang sangat besar dikelola dengan sangat baik, prudent dan transparan untuk dikembalikan kepada peserta dengan hasil yang optimal.

Baca juga: Satgas Laporkan Kasus Rajin COVID-19 Kembali Meningkat tujuh Hari Terakhir

Dengan capaian tersebut, Anggoro merasa masih bisa dan perlu dikerjakan peningkatan di berbagai bagian, seperti peningkatan kapasitas servis kepada peserta dan akuisisi atau coverage kepesertaan tenggat 37 juta tenaga kegiatan aktif.

BPJS Ketenagakerjaan akan fokus dalam inisiatif strategis pada 2021 dan tahun-tahun mendatang. Fokus itu untuk mengimplementasikan rencana Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sesuai mandat dari Undang-undang Cipta Kerja dan melaksanakan optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 untuk meningkatkan coverage kepesertaan.