Dewan Ingatkan Pengoptimalan Dana Kelurahan Pasca-Refocusing

Dewan Ingatkan Pengoptimalan Dana Kelurahan Pasca-Refocusing

Ashari Prawira Negara

DPRD Makassar berharap perkiraan kelurahan dioptimalkan. Foto: Ilustrasi

MAKASSAR – DPRD Makassar meminta biar seluruh kelurahan bisa mengoptimalkan penggunaan dana kelurahan, yang kembali akan dikucurkan.

Itu setela anggaran dana kelurahan dikembalikan mulai Agustus lalu, sehingga sejumlah rencana yang mandek di tingkat kelurahan akibat pendemi COVID-19 di awal tahun mulai kembali digarap.

Baca Juga:   DPRD Makassar Setujui Ranperda LPJ APBD 2019 jadi Perda

Baca Juga:

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi menjelaskan, tersedia kekhawatiran jika kelurahan tidak proaktif akan banyak potensi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) untuk tahun ini. Hal ini akan menambah daftar panjang buruknya serapan level kelurahan di Kota Makassar , dimana untuk tarikh sebelumnya saja serapan bahkan tidak mampu sampai setengahnya yaitu Rp82, 45 milliar dari Rp262, 57 milliar, sehingga tersisa Rp180, 11 milliar.

“Kalau nda salah memang di parsial ketiga kan dikembalikan, jadi kita mengambil (kelurahan) memaksimalkan itu anggaran untuk pembangunan, perlu prokatif untuk terlantas ini program agar secepatnya terealisasi, ” katanya.

Dikatakan Kasrudi dalam kurun waktu agak dua bulan ke depan atau selama musim kemarau ini, merupakan waktu yang tepat untuk memajukan program fisik di tingkat kelurahan, karena sejumlah program fisik kaya perbaikan drainase hingga jalan akan sulit dilakukan saat musim abu yang kerap masuk pada tutup tahun.

“Inikan musim kemarau di Makassar saya minta maksimalkan program di sini, ” ujar legislator Gerindra tersebut.

Lebih jauh, anggaran pengembalian pasca-refocusing tatap berpeluang dapat digunakan secara keseluruhan pasalnya penganggaran tahun tersebut tidak sebesar tahun lalu yaitu sebesar Rp60 milliar di mana tiap kelurahan mendapatkan jatah Rp100 juta dari APBD dan Rp316 juta dari APBN. Didalamnya pula telah dipaketkan untuk penanganan COVID-19 dalam tingkat kelurahan.

Baca Juga:   Kopel Ukuran Kinerja DPRD Makassar Menurun

Terpisah Camat Biringkanayya Syahrum Makkuradde mengatakam saat ini kelurahan memang tengah fokus buat menggarap program fisik, rata-rata dengan cukup banyak digarap untuk wilayahanya adalah persoalan jalan.

“Yang banyak itu sarana serta prasarana jalan dek, itu memang sudah masuk di musrembang akan tetapi belum dibangun-bangun toh, banyak sungguh diprogramkan karena banyak persoalan, ada yang masih bentuk tanah dengan belum beraspal, jadi banyak dek jalan perkampungan begitu, ” ujarnya kepada saat dihubungi.

Syahrum sendiri melaporkan tidak ada perbedaan penganggaran dari sebelumnya untuk kelurahan di wilayahnya, namum sudah ada pemotongan sebesar Rp50 juta untuk pembelian Masker dan Handsanitaizer.

“Dikasi keluar lantaran situ toh (anggaran kelurahan) aku kurang hapal rinciannya dek nanti takut salah, ” ujarnya.

( agn )

Berita Terkait

TULIS KOMENTAR KAMU!